CALL / SMS : 0818 086 4477 5 (felix)
Blackberry PIN : D3627609
ARTICLES
Sajian beberapa article menarik dari kami

Setengah Pemilik Mobil Baru Langsung Ganti Kulit Jok, Mengapa?

00, 0000 at 18:25:34, by admin

Seperti disadur dari Vivanews.com

 

Setiap orang tentu senang menghabiskan banyak waktu di dalam mobil yang baru dibelinya. Namun sayang, banyak produsen mobil yang masih memberikan bungkus jok dengan bahan kain, atau fabric.

Alasan menekan harga jual, menjadi alasan mengapa banyak mobil baru yang dilepas ke konsumen hanya berbekal kain jok berbahan fabric. Kelemahan bahan ini ada pada pori-pori yang bisa jadi sarang debu dan kotoran. 

Membersihkannya juga butuh waktu lama, agar kain benar-benar kering. Sebab, jika tidak bersih akan timbul bau apek yang mengganggu. Begitu pula, bila kain jok tidak dibersihkan, penumpang dapat terkena penyakit saluran pernapasan.

Itulah sebabnya, banyak sekali pemilik mobil baru yang langsung mengganti kain jok dengan bahan yang lebih mudah dibersihkan.

"Saat ini, setengah pemilik mobil baru langsung mengganti pelapis joknya setelah keluar dari diler," tutur salah satu bengkel spesialis jok mobil.

Menurutnya, kebanyakan jenis mobil yang datang ke bengkel ganti jok kulit mobil adalah tipe mobil keluarga dengan kisaran harga di bawah Rp200 juta, seperti Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, dan Nissan Evalia. 

Jok Mobil Low Cost and Green Car (LCGC) juga banyak yang mengganti pelapis joknya dengan bahan semi kulit. Alasan mereka, rata-rata karena mobil kerap digunakan untuk perjalanan jauh bersama keluarga, selalu ada kemungkinan jok terkena tumpahan minum, atau remah-remah makanan.

Untuk kelas di atas Rp250 juta, ada beberapa tipe mobil yang dibekali dengan pelapis jok berbahan kulit, sebagian sintetis, dan sebagian lagi kulit asli. 

Beberapa tipe SUV yang masih menggunakan bahan kain yaitu Mitsubishi Pajero GLS dan GLX serta Nissan Juke. Namun, menurut Mitsubishi, meski masih memakai bahan kain, pemilik Pajero tidak khawatir joknya basah karena bahan kain yang digunakan dirancang untuk menolak air